pemeriksaan hewan kurban

Ilustrasi (sumber: google)

depok.go.id – Sebanyak 70 mahasiswa koas/ko-asisten Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) dikirim untuk membantu Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok guna melakukan pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem jelang Idul Kurban.

Kepala Distankan Kota Depok Etty Suryahati mengatakan, nantinya para mahasiswa koas ini akan membantu tim dari tanggal 11-12 September atau satu hari sebelum dan saat hari H Idul Kurban. Dirinya mengaku, sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa calon dokter tersebut.

“Alhamdulillah sekali kita dapat bantuan, ini akan menjadi solusi dari keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Distankan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/8/2016).

Namun dirinya menyayangkan, keterbatasan waktu mahasiswa koas hanya mampu membantu dua hari saja. Padahal, lanjutnya, kehadiran mahasiswa koas sangat dibutuhkan, mengingat banyaknya titik potong yang mencapai 7-8 ribu lokasi yang dibagi dalam 11 Kecamatan.

“Sayang sekali hanya dua hari, selanjutnya sampai tanggal 15 September atau sampai hari tasrik tugas dan tanggung jawab kembali ke kita (Distankan),” tambahnya seraya tetap bersyukur adanya bantuan dari mahasiswa IPB.

Ia menambahkan, tim inti yang terdiri dari 18 orang akan turun ke lapak pedagang kurban pada H-10 dengan cara disebar. Mereka akan memeriksa kondisi hewan kurban yang tersebar di 408 lapak se-Kota Depok.

“Memang sulit untuk menjangkau 408 lapak dengan tim yang hanya 18 orang, namun semaksimal mungkin akan kami kejar agar keamanan hewan kurban tetap terjaga,” pungkas Mantan Sekretaris Daerah tersebut. (Vidyanita/  Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

Bagikan post melalui :