hewan kurban

Ilustrasi (sumber: google)

depok.go.id – Jelang perayaan Idul Adha, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok akan turun ke lapak pedagang hewan kurban pada H-10. Hal ini diungkapkan Kepala Distankan, Etty Suryahati saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/8/2016).

“Artinya, tim kami yang terdiri dari 18 orang akan turun ke lapak pedagang pada tanggal 1-2 September dan menyebar di 11 Kecamatan hingga hari H Idul Kurban,” terangnya.

Ia menginformasikan, bahwa lapak pedagang yang terdata sebanyak 408 lapak se-Kota Depok, sedangkan ketersediaan hewan ternak mencapai kurang lebih 29 ribu ekor. Untuk jumlah titik potong sekitar 7-8 ribu lokasi dan sisanya terjual ke luar daerah.

“Jumlah tersebut naik setiap tahunnya sebanyak 10 persen, hal ini terjadi karena adanya permintaan masyarakat yang terus meningkat,” ujar Etty.

Pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban dibagi dalam tiga tahap, diantaranya pemeriksaan lapak, pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem. Pemeriksaan Ante Mortem yaitu pemeriksaan terhadap hewan kurban sebelum dilakukan penyembelihan, dan pemeriksaan Post Mortem yaitu pemeriksaan terhadap hewan kurban setelah dilakukan penyembelihan.

Mantan Sekretaris Daerah tersebut juga mengimbau kepada pengurus DKM, Kecamatan dan Kelurahan untuk melakukan pembinaan terhadap para pedagang hewan kurban. Hal ini dirasa perlu guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pengurus DKM/Panitia Kurban dalam rangka penyembelihan hewan.

“Tujuannya agar memenuhi standarisasi kesejahteraan hewan dan terlaksananya penerapan hygiene sanitasi dalam proses pemotongan hewan kurban serta penanganan dagingnya,” paparnya. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

Bagikan post melalui :