Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari saat meresmikan Kampung KB di RW 04, Jatimulya, Senin (11/11/19). (Foto: Zaid/Diskominfo).

depok.go.id-Guna menguatkan ketahanan keluarga di Kota Depok, Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok terus berupaya meningkatkan jumlah Kampung Keluarga Berencana (KB). Hingga November 2019 terdapat 110 Kampung KB yang telah terbentuk.

“Sebelumnya sudah ada 63 titik dan sekarang ditambah lagi 47 titik, sehingga totalnya menjadi 110 titik. Kita targetkan hingga 2020 sebanyak 126 Kampung KB yang dibentuk,” tutur Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari kepada depok.go.id, usai meresmikan Kampung KB di RW 04, Kelurahan Jatimulya, Senin (11/11/2019).

Dikatakannya, pembentukan Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga melalui delapan fungsi keluarga. Di antaranya fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan pelestarian lingkungan.

“Jadi, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk. Tetapi, juga untuk menjalankan fungsi-fungsi keluarga demi meningkatkan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dari sejumlah Kampung KB yang telah terbentuk tersebut akan dilakukan pembinaan secara rutin dengan melibatkan seluruh dinas terkait. Dengan demikian, manfaat dari program tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya Kampung KB semakin menguatkan ketahanan keluarga serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan keluarga yang berketahanan,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :