Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri. (Foto: Nurul/Diskominfo)

depok.go.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok bertekad untuk mengintegrasikan tiga sertifikat internasional melalui audit eksternal oleh DAS Certification Indonesia pada 11 – 12 November 2019. Ketiga sertifikat itu adalah ISO 9001:2015 untuk mutu dan kualitas pelayanan, ISO 14001:2015 terkait lingkungan, serta OHSAS 18001:2007 untuk Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan, tiga sertifikat internasional tersebut akan diintegrasikan menjadi satu kesatuan atau yang dikenal dengan Sistem Manajamen Integrasi (SMI) Mutu Lingkungan Keselamatan Kerja (MLK3). Dikatakannya, RSUD Depok akan dilihat kepatuhan karyawan dalam memberikan pelayanan pada pasien.

“Auditor selama dua hari ini akan melihat seluruh unit atau instalasi yang ada di RSUD Depok, akan dilihat sistem yang ada berjalan atau tidak,” ujar Luluk, sapaan akrabnya kepada depok.go.id, di Aula Gedung BD, Senin (11/11/2019).

Dirinya berharap dalam audit ini nantinya tidak menemukan adanya potensi ketidaksesuai yang bersifat major. Sebab, sambungnya, hal tersebut artinya sistem yang ada di RSUD Depok tidak berjalan.

“Kita kan sudah mendapatkan akreditasi Paripurna bintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), artinya sistem kita berjalan dengan baik dengan mutu yang terus kami tingkatkan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Auditor DAS Certification Indonesia, Wahyudi menuturkan, pihaknya melakukan asesmen terhadap tiga standar internasional, baik ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, serta 18001:2007. Dalam penilaiannya, lanjutnya, bakal diambil secara sampling dan tidak dinilai secara keselurahan.

“Kami akan sampling penilaiannya karena tidak memungkinkan kalau dinilai secara keseluruhan dengan review record, observasi ke lapangan, dan interview. Semoga RSUD Depok tidak ada potensi ketidaksesuaian yang critical atau major,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :