UMKM Kota Depokdepok.go.id – Sebanyak 62 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdiri dari bidang kuliner 36 UMKM, Craft 14 UMKM, fashion 10 UMKM, 2 peserta berasal DKUP dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), ikut meramaikan gelaran D’Expo Pameran Gelar Karya UMKM 2015 yang digagas oleh Dinas Koperasi UMKM dan Pasar (DKUP) Kota Depok.

Kepala DKUP Kota Depok, Ahmad Kafrawi, mengatakan gelaran D’Expo dijadikan suatu ajang promosi, pemasaran dan perdagangan para pelaku UMKM di Depok. Selain itu, D’Expo juga dapat dijadikan sarana evaluasi para pelaku UMKM, serta untuk mengukur sejauh mana produk yang mereka buat diterima oleh pangsa pasarnya.

“Manfaatnya adalah menjadikan sarana sosialisasi dan propaganda positif bagi UMKM, dan meningkatkan jiwa wirausaha di masyarakat Kota Depok,” katanya di sela-sela acara D’Expo di Depok Town Square, Beji, Depok, Jumat (11/12/2015).

Kafrawi menuturkan bahwa diperlukan adanya pengenalan produk UMKM ke tengah masyarakat, sehingga diharapkan dengan D’Expo ini masyarakat dapat lebih mengenal dan mengonsumsi produk UMKM lokal.

Sementara itu, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, saat meresmikan pameran ini mengungkapkan dirinya sangat mengapresiasi para pelaku UMKM yang telah menciptakan produk dengan sangat kreatif. Hal ini artinya pelaku UMKM di Kota Depok saat ini sudah dapat merespon terhadap kebutuhan yang sedang berkembang.

“Saya melihat UMKM yang menjadi peserta dalam ajang ini terlihat sangat kreatif, imajinatif, dengan semangat muda yang menggebu, sudah sangat baik dalam merespon keinginan pasar,” tandas Nur Mahmudi.

Wali kota yang sudah menjabat dua periode kepemimpinan ini menambahkan bahwa industri kreatif yang diciptakan oleh para UMKM di Kota Depok saat ini memiliki kontribusi positif untuk pendapatan asli daerah Kota Depok hingga mencapai angka 11 persen, dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 13 persen. Nur Mahmudi berharap pelaku UMKM ini dapat terus meningkatkan produktivitas industri lokal Kota Depok.

“UMKM yang ada di Depok dapat mengambil peluang pasar Indonesia agar k edepannya produk Depok semakin digunakan dan dibeli secara nasional,” pungkasnya. (Nurul Hasanah/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :