depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi selama dua tahun berturut-turut mendapat penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan peringkat Pratama. Untuk meningkatkan strata KLA Pratama, Pemkot Cimahi berinisiatif mendatangi Pemkot Depok yang sukses meraih KLA peringkat Nindya dua kali berturut-turut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi, Ermayanti Rengganis mengatakan, selain belajar mengenai berbagai kegiatan Forum Anak Depok, pihaknya juga ingin belajar program KLA di Kota Depok. Dipilihnya Kota Depok mengingat kemiripan yang sama dengan Kota Cimahi dilihat dari kelahirannya yang berbeda sedikit, dengan luas wilayah yang juga hampir sama, serta menyandang status sebagai kota penyangga.

“Depok ini kan penyangga DKI Jakarta, sedangkan kami penyangga Bandung Raya. Sehingga kami ingin belajar dari Depok bagaimana bisa sampai dapat Nindya untuk KLA,” ujar Ermayanti, usai kunjungan kerja ke Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok di Gedung Dibaleka 2, Selasa (11/12/2018).

Sementara itu, Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok, Yulia Oktavia, menyambut baik kehadiran Pemkot Cimahi. Menurutnya semua yang diraih oleh Kota Depok tak lepas dari masuknya KLA ke dalam program unggulan Depok sahabat keluarga.

“Alhamdulillah, kalau kami mendapat dukungan dari pimpinan, terutama dari sisi penganggaran. Sehingga bisa maksimal dalam raihan KLA,” ucapnya.

Dikatakan oleh Yulia, keberhasilan yang didapatnya berkat dukungan penuh dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok, Elly Farida. Bersama Bunda Elly, sapaan ketua TP PKK Kota Depok, dia sering silaturahmi ke kepala Perangkat Daerah hingga camat dan lurah untuk sosialisasi program KLA.

“Memang yang kami capai tidak mudah, karena perjuangannya cukup keras juga. Kami harus berkunjung dari dinas ke dinas hingga ke kecamatan dan kelurahan untuk memberi pengertian pejabat di Kota Depok mengenai KLA ini,” pungkasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :