Pasien Puskesmas Ratujaya, Kecamatan Cipayung sedang mengantre untuk mendapatkan pelayanan dengan menggunakan mesin pendaftaran online, baru-baru ini. (Foto : Nita/Diskominfo)

depok,go.id – Untuk memudahkan pasien, Puskesmas Ratujaya telah menerapkan sistem pendaftaran online sejak akhir November 2018. Inovasi ini disambut baik oleh pengunjung dan pasien, hingga terjadinya peningkatkan pendaftar secara signifikan.

“Alhamdulillah, sistem ini disambut baik oleh pengunjung dan pasien. Ini masih tahap uji coba, namun penggunanya setiap hari terus meningkat. Walaupun saat ini kami masih menggunakan dua cara, yaitu cara online dan manual,” ujar Kepala Puskesmas Ratujaya, Frovira Brilyandini, di ruang kerjanya, Selasa (11/12/18).

Opi, panggilan akrabnya, menyebutkan, saat peresmian sistem online tercatat ada 74 pengguna, sedangkan di hari kedua tercatat 101 pengguna telah mengakses. Selanjutnya di hari ketiga ada 102 pengguna, begitu pun di hari keempat dengan jumlah pendaftar yang sama.

“Setiap hari meningkat. Tetapi, ini kan masih tahap uji coba, jadi akan kita evaluasi terus. Jika ada pelayanan yang belum maksimal, akan kami perbaiki,” katanya.

Dikatakannya, pendaftaran online bisa dilakukan warga dengan mengakses http://pendaftaran.dinkes.depok.go.id. Jika tidak memungkinkan atau warga tidak paham, pihak Puskesmas juga menyediakan pendaftaran online melalui perangkat mesin dengan petugasnya di Puskesmas Ratujaya.

“Saat ini Puskesmas Ratujaya melayani pendaftaran online untuk lima poli yaitu Poli Umum, Poli Anak, Poli Lansia, Poli Gigi, dan Poli Kesehatan Ibu dan Anak. Untuk Poli TBC, kusta dan konseling, masih manual,” jelasnya.

Dirinya berharap, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini dengan baik, untuk memangkas waktu agar lebih efisien. Dengan begitu, petugas juga bisa memberikan layanan kesehatan secara optimal.

“Ke depan secara bertahap kami akan memperbaiki sarana dan prasarana, agar lebih sempurna. Semoga masyarakat dapat terbantu dengan adanya sistem ini,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :