pengajian pkkMaraknya tindakan asusila yang terjadi pada anak dibawah umur, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il menunjukkan rasa empatinya dengan cara mengajak ibu-ibu PKK untuk lebih peduli terhadap anaknya. Hal tersebut terlihat saat memberikan sambutan dipengajian bulanan yang diadakan TP PKK Kota Depok di Masjid Baitul Kamal Balaikota Depok, Rabu (12/02/2014).

Orang nomor satu di Kota Belimbing ini mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka, terutama yang belum dewasa. Karena mereka rentan terhadap tindakan kekerasan. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, diberitakan disebuah media bahwa ada seorang anak yang masih duduk di bangku SMP yang menjadi korban penganiayaan seksual. Ia dianiaya oleh 13 lelaki tak dikenal.

“Kejadian tersebut benar-benar memprihatinkan. Disaat umur yang belum mencapai 18 tahun sudah mendapatkan perilaku yang tidak baik. Inilah tugas kita sebagai orang tua untuk lebih dekat dan mulai membentengi setiap tindakan anak-anak,” jelas Nur Mahmudi Isma’il.

Pencetus One Day No Rice ini menambahkan jika kejadian seperti itu terulang kembali, maka orang tualah yang patut disalahkan. Karena dengan kejadian tersebut menunjukkan bahwa kita belum berhasil mendidik.

“Sebagai panutan untuk anak-anak, kita harus mampu membentengi mereka untuk bisa mengendalikan pandangannya dan mengarahkan pemikirannya agar tetap produktif dan kreatif. Namun tidak melanggar kaidah dalam agama,” tambah Mantan Mentri Kehutanan di era Gus Dur ini.

Menurutnya, ini merupakan tantangan yang perlu dipikirkan secara matang. Sehingga diharapkan kejadian tersebut tidak terulang kembali pada anak yang masih butuh bimbingan orang tua. (Diskominfo/Indri)

Bagikan post melalui :