Untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang professional, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Depok menggelar Forum Rencana Kerja (Renja) tahun 2015. Acara tersebut bertempat di Aula Lantai 5 Balaikota Depok, Senin (09/02/2015) pagi.

Forum Renja ini turut dihadiri Direktur Kompensasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) M. Syuhadhak,  Kepala Seksi Gaji Pegawai BKN Janry Haposan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Saefudin, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Depok.

Dalam Forum Renja, dibahas rencana pelaksanaan tugas dan fungsi OPD serta wadah penampungan aspirasi masyarakat. Baik aspirasi baru maupun aspirasi hasil Musrenbang dan Forum Renja OPD Kecamatan berdasarkan pendanaan yang diberikan. Plt Kepala BKD Harry Prihanto mengutarakan penjelasannya ASN Kota Depok menuju professional.

“Kebijakan dan manajemen ASN yang professional berdasarkan kepada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja,” ujar Harry.

Harry menambahkan ketiga kualifikasi tersebut akan dinilai secara adil dan wajar. Selain itu, akan diukur kualititasnya dengan nondiskriminasi tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, ataupun kondisi kecacatan.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Etty Suryahati mengatakan tuntutan terhadap ASN sangat tinggi. Oleh karena itu, Sekda berpesan agar setiap pimpinan organisasi harus dapat melakukan penegakan disiplin di internalnya masing-masing.

“Penegakan disiplin harus dimulai dari atasan langsung sehingga ada pertanggungjawaban langsung dari atasan kepada stafnya,” tutur Etty saat memberikan arahannya.

Penulis    : Nurul Hasanah
Editor     : Manapar Manullang

Bagikan post melalui :