Depok.go.id – Budaya Gotong Royong sudah sangat melekat pada masyarakat Indonesia. Hasil perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan pada dasarnya merupakan bagian dari modal sosial yang dikembangkan oleh para tokoh kemerdekaan melalui nilai-nilai kejuangan dan kegotongroyongan.

Namun, seiring perkembangan zaman budaya gotong royong sudah mulai luntur di lingkungan masyarakat sehingga hal ini sangat disayangkan oleh banyak pihak. Untuk membangkitkan lagi semangat gotong royong, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok Wijayanto mengusulkan program bersih-bersih satu kecamatan 100 juta per tahun.

“Konteks yang ingin kami tonjolkan ialah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang lingkungan hidup, serta merubah mindset bahwa lingkungan yang bersih akan mendatangkan sejuta manfaat,” tutur Wijay, panggilan akrabnya, usai kegiatan forum BLH di Wisma Hijau, kemarin (11/02/16).

Mantan Plt. Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) itu juga menambahkan, nantinya uang 100 juta rupiah tersebut akan disalurkan ke masing-masing RW melalui kelurahan setempat.

“Tercatat jika di bagi rata, maka 252 titik RW dapat memperoleh 2 juta rupiah per tahun untuk kegiatan bersih-bersih. Kalau kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, maka Depok bisa kinclong,” ujarnya.

Selain membangun sikap gotong royong, kegiatan ini nantinya dapat menggerakan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan demi kepentingan sekarang dan generasi mendatang. (Vidyanita/Olvi Destiani/Yulia S – Diskominfo).

Bagikan post melalui :