kabid tumbuh kembang dan Kota layak anak

Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok, Yulia Oktavia . (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok tengah gencar melakukan penambahan Sekolah Ramah Anak (SRA). Meskipun begitu, untuk bisa menjadi SRA tidak serta merta otomatis, namun harus dibuktikan dengan komitmen secara tertulis.

Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok, Yulia Oktavia mengatakan, untuk menjadi yang paling utama syaratnya yakni harus ada komitmen dalam bentuk Surat Keputusan (SK). Komitmen ini berasal dari sekolah dengan seluruh guru, karyawan, orang tua murid, hingga komite sekolah, bahkan seluruh pihak yang berada di lingkungan sekolah juga wajib menyetujui komitmen ini.

“Komponen yang pertama yaitu adanya kebijakan SRA, dalam artian sekolah tersebut memiliki komitmen tertulis menjadi SRA. Memiliki SK tim SRA, atau pun program yang mendukung SRA,” jelas Yulia Oktavia, usai membuka Pelatihan Konselor bagi Guru BK Sekolah Ramah Anak di Graha Insan Cita, Sukmajaya, Depok, Senin (12/03/2018).

Ditambahkannya, dalam SRA, pihak sekolah juga harus menyiapkan sistem pembelajaran atau tata tertib yang dibuat bersama para murid. Selain itu, harus ada tenaga pendidik yang sudah mendapat pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA). Serta terdapat dukungan dari alumni atau stakeholder sekolah terhadap keberadaan SRA.

“Misal mereka mengadakan kegiatan dan fasilitasi acara yang mendukung kreativitas anak, atau kegiatan literasi anak, dan yang lainnya,” katanya.

Untuk bisa mendapat predikat, imbuh Yulia, pihak sekolah bisa mengurus langsung ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. “Tentunya akan dibantu dan difasilitasi oleh DPAPMK Kota Depok, serta akan dilakukan pendampingan,” tutupnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :