suasana kpp pratamadepok.go.id- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Depok Sawangan mengingatkan para Wajib Pajak (WP) orang pribadi maupun badan, untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tepat waktu. Apabila terlambat, denda yang harus dibayar sebesar Rp 100 ribu.

Kepala KPP Pratama Depok Sawangan, Tri Wibowo mengatakan, para WP baik orang pribadi, badan maupun perusahaan diingatkan untuk segera melaporkan SPT. Jika lewat dari batas waktu yang sudah ditentukan maka mereka akan dikenakan denda sesuai undang-undsuasana kpp pratamaang yang berlaku.

Dikatakannya, untuk WP orang pribadi melaporkan SPT Pajak 2017 hingga batas waktu 31 Maret mendatang. Sedangkan, untuk WP badan melaporkan SPT Pajak 2017 hingga tenggat waktu 30 April 2018.

“Bagi WP orang pribadi yang tidak melaporkan SPT Tahunan dikenakan denda administrasi Rp 100 ribu. Sedangkan WP kategori perusahaan yang tidak menyampaikan SPT  dikenakan sanksi denda sebesar Rp 1 juta ditambah Rp 100 ribu dan denda 2 persen jika kurang bayar,” jelas Tri kepada depok.go.id, Senin (12/03/2018).

Menurut Tri, ketentuan sanksi denda bagi WP yang tidak menyampaikan pelaporan SPT dan terlambat membayar pajak sudah diatur dalam Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cata Perpajakan (KUP) Pasal 7 Tahun 2007. Maka itu, pihaknya mengimbau agar para WP di Depok untuk segera melaporkan SPT.

“Cara pelaporan SPT Tahunan secara online pada aplikasi e-filing, e-form dan e-spt. Aplikasi tersebut dimaksudkan agar memudahkan pelaporan SPT Tahunan tanpa harus datang ke KPP Pratama,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor   : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :