depok.go.id-Ketua  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan informasi yang tersebar mengenai Warga Negara Asing (WNA) masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 adalah tidak benar. Bahkan, setelah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, dipastikan data tersebut benar-benar bersih dari keberadaan WNA.

“Kami langsung meminta data WNA yang ada di Kota Depok. Dari data ada 60-an WNA, dan sudah dipastikan tidak ada di dalam DPT,” ujar Nana kepada depok.go.id Selasa (12/03/2019)

Nana menjelaskan, pihaknya secara terbuka mengajak masyarakat untuk aktif bertanya ke KPU Depok terkait Pemilu 2019. Pihaknya juga akan berupaya meluruskan informasi yang keliru terkait Pemilu, agar tidak ada keresahan di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Jaka Susanta mengatakan, menurut Undang-Undang No 24 Tahun 2013 pasal 3 dan 4 menyatakan, WNA yang mempunyai izin tempat tinggal harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai tanda pengenal. Namun, ada perbedaan antara KTP Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yaitu adanya batas waktu bagi WNA dan segi warna sangat berbeda.

“WNA tidak dapat menjadi DPT, bila ia belum terdaftar menjadi WNI. Jadi sangat jelas WNA yang memiliki KTP tidak akan bisa mengikuti Pemilu,” ucapnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :