depok.go.id – Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Bunga Tanjung 2, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, berhak mewakili Kota Depok dalam rechecking lomba pembangunan keluarga tingkat Provinsi Jawa Barat. BKB Bunga Tanjung 2 lolos untuk tahap 6 besar bersama wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sukabumi, serta Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Eka Bachtiar mengatakan, BKB Bunga Tanjung 2 dinilai terbaik se-Kota Depok, karena kekompakan dan program yang dimiliki bagi balitanya sangat bagus, serta telah terintegrasi dengan Posyandu.

“Kami memajukan BKB Bunga Tanjung 2 karena terbaik se-Depok, dengan mengedepankan berbagai inovasi yang ada,” jelas Eka, usai membuka penilaian rechecking lomba pembangunan keluarga tingkat Provinsi Jawa Barat, di Kelurahan Serua RT 004/ RW 011, Bojongsari, Kamis (12/04/2018).

Sementara itu Ketua BKB Bunga Tanjung 2, Serua, Susanti menjelaskan, BKB yang dipimpinnya setidaknya memiliki 5 inovasi yang diunggulkan. Di antaranya kelas memasak, di mana dalam program ini para ibu yang memiliki balita diajarkan memasak dan mengolah kreasi olahan makanan hingga camilan yang dimasaknya sehari-hari. Sehingga hasil olahannya bisa diberikan pada balita di rumah.

Inovasi selanjutnya, BKB-nya juga memiliki Kader Sapa Ibu dan Balita (Kasaba). Tugas kader ini yakni melakukan pelayanan tambahan berupa menyapa ibu dan balita yang datang ke Posyandu agar tercipta suasana yang menyenangkan.

“Kader Kasaba kami ini biasanya menggunakan alat peraga dalam menjalankan tugasnya, seperti misalnya boneka jari agar anak-anak enjoy selama di Posyandu,” ucapnya.

Terobosan lainnya, kata Susanti, BKB Bunga Tanjung 2, memiliki Si Poppy atau pojok pijat bayi, ada pula blogging online BKB Bunga Tanjung 2, serta kegiatan Market Day.

“Kegiatan kami dilakukan sebulan dua kali, yakni pada minggu pertama dan keempat yang bertepatan dengan kegiatan Posyandu,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :