Direktorat Metrologi Provinsi Jawa Barat didampingi Disdagin Kota Depok saat melakukan evaluasi pasar tertib ukur di pasar Cisalak, Kamis (12/07). (Foto: Jose/Diskominfo)

depok.go.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mencanangkan Pasar Cisalak dan Pasar Sukatani sebagai pasar tertib ukur. Untuk menjadi pasar tertib ukur, kedua pasar tersebut dilakukan evaluasi oleh Direktorat Metrologi (Ditmet) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk menentukan layak atau tidak menjadi pasar tertib ukur.

“Dari hasil evaluasi yang dilakukan di kedua pasar ini ada beberapa alat ukur yang sudah bertanda tera sah dan ada yang belum. Untuk itu, kami sangat merekomendasikan yang belum bertanda tera sah segera dilakukan tera ulang,” tutur Pengawas Direktorat Metrologi (Ditmet) Provinsi Jabar, Gunawan kepada depok.go.id, usai melakukan evaluasi UTTP di pasar Sukatani, Kamis (12/07).

Dikatakannya, sebanyak 290 UTTP dilakukan pengecekan di kedua pasar tradisional itu. Pengecekan yang dilakukan meliputi timbangan elekronik, timbangan timbangan pegas, timbangan meteran, dan literan baik literan kering maupun basah.

“Pasar Cisalak sebanyak 221 alat ukur dan Pasar Sukatani sebanyak 96 alat ukur yang kami cek. Pengecekan ini untuk memastikan apakah alat-alat ukur yang digunakan telah ditera ulang atau belum,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, dalam menjadikan pasar tertib ukur, yang menjadi poin penilaian tidak hanya UTTP tetapi beberapa aspek lainnya. Diantaranya manajemen pasar, dukungan dari Pemkot terkait pelaksanaan metrologi legal, kegiatan pengawasan metrologi oleh dinas terkait, dan pemahaman pedagang dan pengelola pasar terkait tera ulang UTTP yang digunakan.

“Tahapan evaluasi ini nantinya akan dilanjutkan dengan penentuan apakah kedua pasar ini layak atau tidak sebagai pasar tertib ukur. Kurang lebih satu minggu untuk mengeluarkan hasil evaluasi, tetapi lebih dulu kami akan melihat tindaklanjut dari dinas terkait mengenai alat ukur yang belum ditera ulang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Depok, Kania Parwanti mengatakan, sebelum evaluasi dari Ditmet Provinsi Jawa Barat, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan di kedua pasar tersebut. Diantaranya, melakukan tera ulang UTTP dan sosialisasi tera ulang kepada para pedagang.

“Sebelumnya semua UTTP di kedua pasar sudah dilakukan tera ulang. Mengenai penemuan beberapa alat ukur yang belum bertanda tera saat evaluasi, akan segera kami lengkapi dalam satu minggu ini,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :