Ilustrasi. (Foto : Istimewa)

depok.go.id – Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan (DKPPP) Kota Depok mengimbau petani ikan untuk menerapkan budi daya ikan yang ramah lingkungan. Salah satu caranya yaitu dengan manajemen pengaturan air.

“Pada dasarnya budi daya ikan itu tidak mengganggu lingkungan, hanya saja kalau pengaturan air tidak baik, bisa menimbulkan bau amis. Untuk itu, petani diimbau agar menggunakan sistem air mengalir. Sehingga pergantian air bisa kontinu,” ujar Kepala UPT BBI DKPPP Kota Depok, Nur Hidayat, di ruang kerjanya, Kamis (12/07/18).

Dikatakannya, dengan menerapkan sistem air mengalir, ikan juga tidak mudah terserang penyakit. Lebih lanjut, bagi petani pemula, disarankan untuk memilih benih unggulan. Sebab, hal ini akan mempengaruhi produktivitas pada masa pijah nantinya.

“Perlu digarisbawahi, ikan bukanlah hewan zoonosis yang bisa menularkan penyakit dari hewan ke manusia. Ini menjadi salah satu keunggulan dari budi daya ikan, khususnya ikan konsumsi. Jadi aman untuk lingkungan, juga untuk petani ikan. Pemilihan benih unggul juga menjadi catatan, apalagi untuk petani pemula,” terangnya.

Dirinya berharap, penerapan budi daya ikan dengan baik, bisa meningkatkan ekonomi petani dan mampu memenuhi kebutuhan protein untuk masyarakat.

“Budi daya ikan dengan baik bisa menghasilkan potensi ekonomi yang baik juga. Selain itu, ikan unggulan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan protein,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :