Prof. Ikeu Tanziha (Foto: Istimewa)

depok.go.id-Upaya Depok menuju Kota Layak Anak (KLA) Utama, haruslah menjadi gerakan bersama. Gerakan yang sosialisasinya cukup masif di tingkat kota, juga harus didukung 11 kecamatan se-Kota Depok agar roh dan semangat yang sama dalam bergerak menuju KLA sampai kepada masyarakat.

Koordinator Divisi Pusat Kajian Gender dan Anak Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Ikeu Tanziha menilai, pelaksanaan program KLA di Depok sudah bagus. Terlebih, sampai mendapat tingkat Nindya. Namun, semangat itu harus sampai ke kecamatan dengan mendeklarasikan diri sebagai Kecamatan Layak Anak.

“Minimal dengan memasang plang kecamatannya adalah Kecamatan Layak Anak, agar masyarakat mengetahui. Serta membuat komitmen tertulis dalam rencana aksi kecamatan dengan target capaian yang jelas dan terukur,” kata Prof Ikeu, di Balai Kota Depok, Rabu (12/09/2018).

Ditambahkannya kecamatan di Depok juga harus membuat profil anak yang akan memberikan gambaran mengenai potensi dan permasalahan anak. Serta mengajak warganya untuk lebih paham dalam implementasi KLA melalui sosialisasi pada berbagai kegiatan.

Selain itu, katanya, perlu juga kecamatan melibatkan Forum Anak dalam pengembangan rencana aksi kecamatan, melalui fungsinya sebagai pelopor dan pelapor. Hingga membangun Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

“Saya yakin di Depok percepatannya akan membaik dalam program KLA, tentunya di kecamatan harus kompak dalam satu semangat perlindungan anak,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :