Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menyerahkan secara simbolis buku tabungan penerima manfaat RTLH di aula Kantor Kecamatan Cilodong, Selasa (12/11/19). (Foto: Bima/Diskominfo).

depok.go.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana meningkatkan anggaran perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Depok pada tahun 2020. Jumlah anggaran yang dinaikkan, sebesar Rp 23 juta dari sebelumnya Rp 18 juta bagi setiap penerima manfaat.

“Kita sudah mengganggarkan untuk tahun depan dari sebelumnya sebesar Rp 18 juta naik menjadi Rp 23 juta per unit rumah,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris kepada depok.go.id, usai menghadiri acara penyerahan buku tabungan penerima manfaat RTLH di aula Kantor Kecamatan Cilodong, Selasa (12/11/2019).

Dikatakannya, anggaran tersebut digunakan untuk pembiayaan perbaikan RTLH. Terdiri dari biaya konsultan, biaya tukang, dan biaya material.

“Biaya konsultan Rp 2 juta, sisanya untuk biaya perbaikan,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, hingga tahun 2018 pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial RTLH sebanyak 4.454 unit rumah. dengan rincian, tahun 2017 ada 492 unit, 2018 sebanyak 1.389 unit, dan 2019 sebanyak 2.580 unit.

“Mudah-mudahan dengan upaya ini RTLH di Kota Depok dapat terus diminimalisir,” tandasnya.

Penulis : Jose Marques

Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :