depok.go.id – Memasuki musim penghujan, populasi ular kobra meningkat. Pasalnya, ular kobra akan bertelur dan menetas saat tiba musim penghujan. Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mengingatkan warga untuk menerapkan hidup besih agar lingkungannya tidak menjadi sarang ular kobra.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, dua atau tiga bulan sebelum musim hujan, ular kobra akan bertelur. Selanjutnya saat musim hujan datang seluruh telurnya akan menetas dan anak ular akan menyebar.

“Sudah masuk musim hujan artinya telur-telur ular kobra sudah menetas, maka masyarakat harus mengantisipasi penyebarannya dengan melakukan aksi bersih agar lingkungan tetap terjaga,” tuturnya kepada depok.go.id, Kamis (12/12/19).

Lebih lanjut, ucap Gandara, lingkungan tempat tinggal warga harus terus bersih. Karena, ular kobra senang berada di tempat yang rimbun, hangat, serta lembab seperti di tumpukan rumput dan selokan.

Dia menambahkan, apabila masyarakat kedapatan melihat ular kobra berada di rumah atau di lingkungan sekitar untuk segera mengamankan. Tentunya dengan menggunakan alat yang memadai seperti ember tertutup maupun bambu.

“Kalau ada ular kobra di rumah, segeralah mengamankannya. Jangan lupa menghubungi Dinas Damkar dan Penyelamatan untuk dilakukan evakuasi,” pungkasnya.

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :