20140213_145558

Demi mewujudkan PKK Kota Depok yang lebih maju, Pemerintah Kota Depok melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK) mewadahi salah satu program di PKK yaitu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Hal tersebut terbukti dengan adanya sosialisasi mengenai pembuatan proposal yang dilakukan di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Kamis (13/02/2014). Acara ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Posyandu yang ingin mengajukan bantuan.

Bantuan yang akan diberikan ke Posyandu bermacam-macam, tergantung dari kebutuhan dari masing-masing Posyandu. “Kami akan menyalurkan dana bantuan mengenai pembangunan posyandu, renovasi posyandu, serta penambahan sarana dan prasana dalam posyandu,” tutur Kepala Bidang Keluarga Sejahtera BPMK Erry Sriyanti.

Beliau juga mengatakan syarat utama bagi yang ingin membangun Posyandu harus memiliki tanah. Baik itu hibah, milik masyarakat, wakaf, atau fasos fasum. Jumlah Posyandu yang sudah terdaftar menerima bantuan sebanyak 58. Nantinya, bantuan yang akan diberikan jumlahnya bervariasi.

“Untuk pembangunan Posyandu akan diberikan maksimal 50 juta. Sedangkan renovasi ditargetkan hingga 30 juta rupiah,” tambahnya.

Dengan dibenahinya beberapa tempat tersebut, diharapkan kegiatan Posyandu dapat berjalan setiap hari tanpa memikirkan waktu dan tempat. Mengingat saat ini masih banyak Posyandu yang menggunakan rumah warga atau kantor RW.(Diskominfo/Indri).

Bagikan post melalui :