kodim

Giatkan Tanam Cabai: Personil Kodim 0508/Depok merawat bibit cabai di polybag sebelum siap ditanam di tanah. (Foto: Fajar/ Diskominfo)

depok.go.id- Akhir tahun 2016, Kota Depok mendapat kepercayaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai daerah pencanangan Gerakan Nasional Penanaman 50 Juta Pohon cabai (Gertam Cabai). Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok sebagai mitra Pemkot, ikut mendorong Gerakan Tanam 200 Cabai sejak Januari 2017. Menurut, Danramil 02/Beji, Kapten Syahroni, pohon cabai yang ditanam di Kodim dan tujuh Koramil sudah menembus target.

Sebagai mitra kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 Depok juga melangsungkan gerakan Tanam 200 Cabai sejak Januari 2017. Kapten Syahroni, mengatakan jumlah pohon cabai yang ditanam di Kodim dan 7 Koramil di bawahnya masing-masing telah menembus target. Rinciannya ada 360 pohon cabai di Kodim 0508, ada 380 pohon cabai di Koramil 03/Sukmajaya, ada  270 pohon cabai di Koramil 07/Limo, ada 206 di Koramil 01/Pancoran Mas. Kemudian, ada 200 pohon cabai di Koramil 02/Beji, Koramil 04/Bojong Gede, Koramil 05/Sawangan dan Koramil 06/Cimanggis.
“Tiap personil menanam sekitar 10 bibit cabai. Dengan jenis cabai rawit, keriting, keriting merah, keriting hijau. Kalau ada yang mati, langsung ditanam lagi. Nanti tiga bulan baru dipanen dan ditanam lagi,”jelasnya kepada depok.go.id, Senin, (13/02/2017).
Mantan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0508 Depok itu juga mengungkapkan, kegiatan tanam cabai sebagai upaya antisipasi kenaikan harga cabai di kalangan anggotanya. “Ini program baru dari Kodam Jaya. Dengan adanya kegiatan ini, para anggota tidak khawatir dengan kenaikan harga cabai karena mereka punya sendiri pohonnya,” ujarnya.
Syahroni pun berharap agar kerjasama Kodim 0508 Depok dan Pemkot Depok semakin baik dalam mewujudkan Depok sebagai Friendly City. Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar ikut menanam cabai karena sangat bermanfaat.
“Semoga sinergitas Pemkot dan Kodim 0508 Depok semakin terjaga, kita juga ada wacana ajukan ke Distankan (Dinas Pertanian dan Perikanan) perihal pengadaan bibit cabe. Masyarakat juga bisa belajar tanam cabai. Semua anggota juga awalnya belajar dulu, cari bibit, cari medianya, cari pupuk, hingga bertanya ke petani cabe cara penanaman dan perawatannya,” tutupnya.
Penulis: Fajar Nur Cahyo
Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita
Diskominfo
Bagikan post melalui :