fopd diskominfo_2

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna memberikan sambutan pada kegiatan Forum OPD Diskominfo Kota Depok. (Foto : Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, terus mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berupaya mewujudkan visi Kota Depok yaitu, unggul, nyaman dan religius. Pencapaian tersebut dilakukan dengan membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur dengan terus berkoordinasi kepada pemerintah pusat.

Dirinya mengatakan, saat ini Kota Depok memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang sudah cukup tinggi, daya beli masyarakat yang bagus dan juga peningkatan ekonomi yang terus bergulir. Upaya peningkatan IPM memang menjadi perhatiannya, dan menjadi pekerjaan rumah yang terus dibenahi oleh Pemkot Depok.

“Kita akan terus tingkatkan, membuka ruang-ruang pembangunan infrastruktur yang mengarah kepada peningkatan IPM, misalnya pembangunan sarana edukasi. Selain itu, juga program non fisik seperti pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat. Ini adalah hal yang menunjang untuk menyamaratakan IPM di tiap wilayah,” jelasnya, Senin (13/02/2017).

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat, misal mengenai pembangunan ruas-ruas jalan tol yang menjadikan Depok menjadi lokasi strategis, sehingga berimbas kepada makin banyaknya pengembang yang ingin berinvestasi di Kota Depok. Pembangunan jalan tol ini diharapkan juga akan berimbas kepada kenyamanan masyarakat Kota Depok. termasuk juga di sektor ekonomi.

“Kerjasama dengan pusat terkait ruas tol yang sedang kita garap, dan ini memang butuh waktu. Inysa Allah kita tidak diam untuk mencapai target ini,” ucapnya.

Mengenai kenyamanan sebagaimana visi Kota Depok, dirinya mengatakan, berdasarkan kajian dari beberapa OPD, banyak masyarakat yang menyatakan kenyamanannya bertempat tinggal di kota yang memiliki tagline, Depok a Friendly City ini. Terlebih, dari segi keamanan, kesejukan, keasrian, dan air yang masih terjaga dan sangat kental dengan kearifan budaya lokal.

“Saya pribadi senang berdomisili di sini, kita bisa lihat keeratan dan rasa kebersamaan di Depok masih terjaga. Misal kebiasaan taklim masih mudah dihimpun, begitu juga dengan kendurian atau hajatan, rasa tradisional itu masih terjaga dengan baik. Sebagai wakil wali kota, saya juga merasakan komunikasi yang erat baik dengan individu, komunitas dan juga lembaga vertikal,” tambahnya.

Dirinya mengatakan, hal-hal tersebut yang akan diupayakan untuk terus dipertahankan oleh pihak Pemkot. Di tengah-tengah banyaknya gempuran pembangunan gedung-gedung modern di Depok, diharapkan kearifan budaya lokal ini dapat terus terjaga.

“Kita bukan merangsang lagi, tapi para investor yang memang menyasar di kota kita ini. Namun, yang jelas akan kami pilah mana yang sesuai dengan rencana tata ruang dan visi misi kita. Terlebih, mengenai budaya tradisonal kita yang masih erat melekat, jangan sampai masifnya pembangunan justru mengikis budaya kita,” tegasnya.

Pradi juga mengatakan, kemajemukan yang ada di Kota Depok baik dari segi suku, ras dan juga agama merupakan suatu dasar untuk meningkatkan religiusitas masyarakat. Toleransi umat beragama menjadi salah satu hal yang tetap terjaga di kota ini, dan hal itu bisa terjadi karena rasa cinta dan kebersamaan di Depok yang masih tinggi.

“Ini yang kita inginkan, Depok merupakan kota majemuk, Indonesia kecil itu ada di kita. Alhamdulillah belum ada konflik yang berarti yang terjadi di sini. Semoga ini terus bisa terjaga,” harapnya.

Penulis: Rysko

Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :