Wali Kota Hadiri Persiapan Pembinaan Keagamaan Masyarakat oleh Pembimbing Rohani Tahun 20185

Suasana kegiatan Pembinaan Keagamaan Masyarakat oleh Pembimbing Rohani yang diadakan Pemkot Depok. (Bima/Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, melalui Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok berkomitmen menjaga persatuan dan kerukunan beragama di antara anak bangsa. Komitmen itu ditunjukkan dengan menggelar kegiatan tahunan Pembinaan Keagamaan Masyarakat oleh Pembimbing Rohani di masing-masing wilayah.

Kepala Bagian Kesos Setda Kota Depok, Marjaya mengatakan, kegiatan bimbingan rohani tersebut diikuti sekitar 200 orang. Masing-masing peserta merupakan perwakilan dari enam agama resmi yang diakui pemerintah, juga 11 kecamatan di Kota Depok

“Dari Muslim sendiri ada 175 orang, sisanya non-Muslim. Perwakilan dari Katolik, Konghucu, Buddha, Protestan, dan Hindu,” katanya, di Gedung Sasono Mulyo, Cilodong, Selasa (13/02/2018).

Marjaya mengatakan, para peserta ini akan membimbing masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, tentang kerukunan intraagama dan antarumat beragama. Dengan demikian, sesama umat beragama bisa hidup rukun. Lebih dari itu, katanya, kerukunan ini diharapkan juga terjalin antara masyarakat dengan pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali sejumlah kematerian dari para pakarnya. Di antaranya dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok yang membahas kiat-kiat mewujudkan lingkungan yang kondusif dalam keberagaman, serta dibahas juga materi Ketahanan Keluarga oleh Ketua Tim Penggerak (TP) pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), oleh Elly Farida.

Marjaya menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan dan evaluasi secara rutin terhadap para penyuluh keagamaan ini. Nantinya ada laporan yang harus dibuat dan dilaporkan kepada pemerintah.

“Insya Allah, tahun depan juga akan kita gelar kegiatan serupa. Dengan tahun ini, berarti kita sudah memiliki 400 penyuluh keagamaan,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :