Wali Kota Hadiri Forum OPD DLHK Kota Depokdepok.go.id – Rencana pengoperasian Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) regional di Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terus dikomunikasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada Pemprov Jawa Barat. Sambil menunggu kabar dari Pemprov Jabar, Pemkot Depok juga terus mematangkan persiapan dan sarana yang dibutuhkan agar beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung berkurang.

“Memang seharusnya mulai bulan Januari menurut rencana, kita sudah bisa mengirim sampah ke TPPAS Nambo, namun entah mengapa mundur menjadi Februari dan sampai saat ini kita belum mendapat kepastian. Untuk itu kita terus melakuan rekonfirmasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, usai membuka kegiatan Forum Rencana Kerja Perangkat Daerah (PD) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, di Wisma Hijau, Selasa (13/02/18).

Dikatakannya, saat ini Pemkot Depok telah siap dalam hal anggaran untuk operasional ke TPPAS Nambo. Namun, Wali Kota Depok menekankan bahwa pihaknya tidak bisa mengintervensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kapan pelaksanaannya akan berlangsung.

“Jadi kami hanya bisa merekonfirmasi saja. Kami tidak bisa intervensi kapannya, kendala bisa jadi dioperasional pihak ketiga dari sisi kesiapan atau kendala di wilayah masing-masing, yang jelas kalau Kota Depok sudah siap,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas DLHK Kota Depok, Etty Suryahati mengatakan, kesiapan Nambo menerima sampah dari Depok sebenarnya baru dapat direalisasikan pada 2019. Namun, pihaknya berupaya agar pada 2018 Depok bisa mengalokasikan sampah ke Nambo.

“Sebenarnya Nambo baru siap menerima sampah pada 2019. Tapi kita dorong agar 2018 bisa melakukan pembuangan sampah. Sementara 250 ton dulu per hari pada tahun 2018, nanti di 2019 bisa 600 ton per hari,” ucapnya.

Dikatakannya, TPA Cipayung saat ini menerima sedikitnya 1200 ton sampah warga Kota Depok per harinya. Dengan dibukanya akses sampah Kota Depok ke Nambo, diharapkan mampu menekan volume sampah di TPS Cipayung.

“Mudah-mudahan TPPAS Nambo yang memiliki luas lahan kurang lebih 50 hektare bisa segera dioperasikan, agar bisa mengurangi gunungan sampah dan operasional truk yang lalu lalang ke TPA Cipayung,” pungkasnya.

Penulis: Vidyanita

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :