kadiskominfo10

Kepala Diskominfo Depok, Sidik Mulyono saat berdiskusi dengan Diskominfo Kabupaten Indramayu. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu hari ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Diskominfo Kota Depok. Wilayah yang terkenal dengan mangganya ini, ingin mempelajari penerapan dan proses penataan kabel dari sistem ducting menjadi Fiber Optik (FO) seperti yang sudah dilakukan di Kota Depok.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Zakaria Joko menjelaskan, pihaknya membutuhkan banyak informasi dan masukan agar bisa diterapkan di wilayahnya tersebut. Pasalnya, Diskominfo Kabupaten Indramayu akan mengadakan ducting yang akan dikerjakan oleh salah satu perusahaan daerah Provinsi Jawa Barat.

“Jalur FO yang dilaksanakan oleh Pemkab Indramayu, dalam pengerjaannya oleh pihak ketiga. Kami ingin mengetahui bagaimana penerapannya di Depok” terang Zakaria usai berdiskusi dengan Diskominfo Kota Depok, Selasa (13/03/2018).

Ia mengaku hasil kunjungan kerja yang dilakukan pihaknya, mendapatkan beberapa informasi penting yang sangat dibutuhkan. Di antaranya, Depok sudah memiliki infrastruktur Teknologi Informasi (TI) yang sudah mumpuni, sehingga untuk membereskan FO tidak menggunakan jasa perusahaan daerah dari Provinsi Jawa Barat.

“Depok sudah bagus ternyata infrastrukturnya, sehingga belum pernah bekerja sama dengan perusahaan daerah tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono mengaku, merasa bangga telah dikunjungi oleh Kabupaten Indramayu. Menurutnya yang sekarang sedang dilakukan Depok di antaranya membangun kota agar lebih rapi, termasuk dengan penataan kabel udara agar diturunkan menjadi FO.

“Penataan ini guna estetika dan keamanan dan kenyamanan masyarakat juga, dengan menurunkan kabel-kabel yang masih bertengger di udara,” ucapnya.

Ia berharap masukan yang diberikan untuk Kabupaten Indramayu dapat diterapkan di wilayah tersebut. “Tentunya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” tutupnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :