pelatihan profil kelurahan online system

depok.go.id – Operator di tiap kelurahan se-Kota Depok saat ini dituntut untuk dapat rutin menginput dan memperbarui data profil kelurahannya masing-masing secara online. Sebab, lengkap tidaknya data yang dimasukkan akan berimplikasi kepada penentuan klasifikasi kelurahan yang bersangkutan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga DPAPMK Kota Depok, Poniti mengatakan, dari data yang diinput ini setidaknya terdiri atas data statis dan dinamis. Di mana data statis merupakan data yang tidak mungkin berubah seperti luas wilayah, atau pun data bangunan.

“Sedangkan data dinamis sendiri terdiri atas tiga bagian yang wajib diinput seperti database keluarga, data potensi wilayah, hingga data perkembangan potensi wilayah,” ujar Poniti saat membuka Pelatihan Profil Kelurahan Online System di Wisma Hijau, Cimanggis, Selasa (13/03/2018).

Dari data yang sudah diinput tadi, kata dia, nantinya akan didapatkan tingkatan atau klasifikasi gambaran suatu wilayah. Di antaranya tingkat Swadaya di mana pengisian data di bawah 60 persen, Swakarya pengisian data antara 60 sampai 80 persen, serta Swasembada dengan pengisian profil kelurahan hingga di atas 80 persen.

“Kalau sudah ada data ini, nantinya akan lebih mudah mengadakan lomba kelurahan, karena kelurahan yang dimajukan harus minimal statusnya Swakarya,” ucapnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :