BUMN mengajar

Kepala PT. Taspen Depok, Budi Santosa saat ditemui di kantor yang berada di Jalan Kalimulya Nomor 99, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Kamis (13/04/2017). (Foto : Guntur/Diskominfo).

depok.go.id – Salah satu kegiatan dari Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang dilaksanakan secara rutin oleh PT. Taspen Depok adalah program BUMN Mengajar. Program tersebut dilaksanakan setiap tahunnya di sejumlah SMA dan SMK yang ada di Kota Depok.

Kepala PT. Taspen Depok, Budi Santosa mengatakan, kegiatan BUMN Mengajar tersebut merupakan bentuk partisipatif PT. Taspen terhadap institusi pendidikan di Kota Depok. Dengan program tersebut, para siswa diberi motivasi agar terus bersemangat bersekolah. Sehingga, masa depan yang mereka inginkan dapat terwujud

“Program BUMN Mengajar ini memang setiap tahun kami adakan. Jadi, kami selaku kepala kantor cabang PT. Taspen Depok, datang ke sekolah-sekolah. Tujuannya untuk memberi semangat kepada para siswa. Selain itu, kami juga mengajarkan kepada mereka terkait tugas dan fungsi dari BUMN dan PT. Taspen,” ujar Budi kepada depok.go.id, Kamis (13/04/2017).

Lebih lanjut, selain mengedukasi para siswa, PT. Taspen juga memberikan sejumlah bantuan peralatan sekolah. Diantaranya, seperangkat komputer, monitor serta printer.

“Untuk tahun lalu, kami mengadakan kegiatan tersebut di SMK Negeri 3 Depok. Setelah selesai mengajar, kami berikan sejumlah bantuan sarana penunjang kegiatan belajar. Tujuannya, agar anak-anak semakin rajin dalam bersekolah,” jelasnya.

Budi berharap, kegiatan BUMN Mengajar dapat secara rutin dilaksanakan. Sehingga, semakin banyak siswa SMA dan SMK di Kota Depok yang lebih termotivasi untuk meraih cita-citanya. Serta semakin banyak pula sekolah yang mendapatkan bantuan pemberian sarana penunjang untuk peningkatan kegiatan belajar dan mengajar.

“Setelah kami beritahu dan dukung, mereka terlihat antusias. Pembangunan mental mereka juga semakin terbentuk. Untuk itu, kami ingin kegiatan tersebut terus berjalan,” pungkasnya.

 

Penulis: Guntur Widyanto

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :