PeChoc

TUNJUKKAN PRODUK: Pemilik UMKM Pechoc, Endah Kurnianingsih (kiri) bersama pelaku usaha lainnya sedang menunjukkan produk tempe coklat khas Kota Depok.

depok.go.id- Memakan tempe tentu sudah menjadi sesuatu yang lazim bagi siapa saja. Tetapi menikmati tempe coklat tidak semua orang pernah mencicipinya. Pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) di Kota Depok menawarkan cita rasa dengan memadukan renyahnya tempe dan kelezatan cokelat.

Pencetusnya adalah Endah Kurnianingsih, warga Kecamatan Pancoran Mas, yang sejak tahun 2015 melakukan kreasi rasa untuk olahan tempe coklat, agar sesuai dengan lidah warga Depok. Pemilik UMKM Pechoc tersebut menginginkan tempe tidak hanya menjadi makanan untuk lauk dengan nasi saja. Melainkan tempe bisa dijadikan makanan ringan yang bisa dikonsumsi disela-sela aktivitas.

“Tempe sendiri memiliki kandungan nutrisi yang baik. Sehingga saya ingin tempe tetap digandrungi masyarakat, terutama untuk generasi muda. Akhirnya saya berinovasi untuk mencampurkan tempe dengan coklat, sebab coklat sangat disukai anak-anak dan para remaja,” ujarnya kepada depok.go.id, Kamis (13/04/2017).

Dikatakannya, UMKM miliknya tersebut bergabung dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Pemerintah Kota Depok pada tahun 2015. Endah tidak menyangka usaha yang dirintisnya tersebut bisa maju dan berkembang karena dukungan dari pemerintah.

“Produk saya difasilitasi sertifikat halal, kemudian saya diberi pelatihan untuk memasarkan produk secara online, serta sering diberikan ruang ruang stand bazar untuk berjualan,” tuturnya.

Produk tempe coklatnya kini sudah dipasarkan secara nasional. Endah menuturkan, tempe yang merupakan bahan dasar dari produknya dibuat sendiri.

“Karena tempe harus digoreng di waktu yang tepat. Tempe yang tidak segar tentu akan mempunyai rasa yang berbeda dengan tempe yang masih baru,” ucapnya.

Endah berharap, usaha tempe coklatnya bisa semakin berkembang dan semakin diminati masyarakat. Selain itu, dirinya berharap tempe coklat bisa dikenal di seluruh dunia sebagai makanan khas Kota Depok.

“Ke depan, pemerintah semakin membantu produk tempe coklat ini agar bisa diperkenalkan sebagai makanan khas kepada tamu yang datang ke Depok atau saat kunjungan ke kota lain,” tutupnya.

 

Penulis: Nur Afifah

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :