petasan

Ilustrasi (sumber: google)

depok.go.id – Sebanyak 98 personel pemadam kebakaran bersiaga selama 24 jam. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kebakaran, khususnya di Bulan Ramadan yang disebabkan oleh petasan maupun kembang api.

“Ada 98 personel yang standby, 24 jam full. Alhamdulillah sampai saat ini belum terjadi kasus dan mudah-mudahan tidak akan terjadi,” ujar Kepala Damkar Kota Depok, Yayan Ariyanto, Senin (13/6/2016).

Seperti diketahui, petasan dan kembang api marak dimainkan oleh masyarakat saat Ramadan hingga lebaran dan tahun baru. Semua dilakukan sebagai bentuk euforia menyambut hari besar.

Yayan berharap, tidak ada korban berjatuhan akibat petasan dan kembang api. Kebanyakan kasus kebakaran terjadi akibat Human Error, selain dari kandungan petasan yang juga berbahaya.

Untuk itu, Yayan mengimbau masyarakat agar tidak bermain-main dengan petasan dan kembang api. Terlebih jika dimainkan bersama anak-anak.

“Jangan main petasan terbang, itu berbahaya. Sebelum terjadi, mari kita cegah,” tuturnya seraya mengajak masyarakat untuk melakukan hal lain yang positif, menyambut datanganya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

 

Bagikan post melalui :