Kepala Kesbangpol Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany. (Foto : Diskominfo)

depok.go.id – Semakin berkembangnya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, membuat Pemerintah Kota Depok bergerak aktif melakukan upaya pencegahan. Melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, sejumlah pelajar didatangi untuk diberikan materi wawasan kebangsaan dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Semakin berkembangnya zaman, pasokan narkoba semakin mudah didapat. Perlu adanya penguatan yang diberikan bagi pelajar, agar terhindar dari barang-barang tersebut,” ujar Kepala Kesbangpol Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany, Sabtu 14/07/18).

Lienda menjelaskan, usia rentan di kalangan remaja, yaitu pelajar SMP. Dalam usia tersebut, tingkat keingintahuan pelajar cukup tinggi, sehingga tidak berpikir panjang mencoba sesuatu yang baru.

“Untuk meminimalisir hal tersebut, perlu adanya kerja sama. Tidak hanya dinas terkait dan instansi vertikal saja. Tetapi, seluruh elemen masyarakat berperan serta melawan narkoba,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, Kesbangpol Kota Depok saat ini telah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok dalam mencari wilayah mana saja yang rentan dalam peredaran narkoba. Dia berharap, melalui kerja sama ini dapat membantu Indonesia dalam memberantas peredaran narkoba.

“Saat ini Indonesia berada di tingkat darurat narkoba, lebih dari 6 juta jiwa meninggal akibat penyalahgunaan narkoba. Kami mengajak serta masyarakat untuk segera melapor jika ada yang mencurigakan di wilayah masing-masing, jangan sampai  keluarga kita menjadi korban,” ucapnya.

Penulis: Dian Afrianti Kunto
Editor: Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :