Kabid Pendas Disdik menandatangani laporan penerapan Kurtilas di masing-masing sekolah. (Pipin/Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menegaskan sosialisasi terkait penerapan Kurikulum 2013 (Kurtilas) di setiap satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta hampir mencapai 100 persen. Diharapkan, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada tahun ajaran 2018/2019 semua sekolah di Kota Depok sudah menerapkan kurikulum tersebut.

“Untuk SMP dan SD tidak terlalu banyak. Tahun 2017 saja tinggal sembilan persen. Artinya, dengan gencarnya sosialisasi Kurtilas, saya kira sekarang hampir mencapai 100 persen ,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Pendas) Disdik Kota Depok, Mulyadi di SDN 1 Tugu, Kecamatan Cimanggis, Jumat (13/07/2018).

Penerapan Kurtilas ini, diakuinya dilakukan secara bertahap sejak tahun 2013. Mulyadi meminta kepada pihak sekolah agar segera mengikutsertakan guru yang belum mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) penerapan Kurtilas.

Dengan demikian, semua sekolah termasuk para guru memahami penerapan Kurtilas dalam setiap mata pelajaran.

Pascasosialisasi, kata Mulyadi, akan ada bimbingan dan praktik pembelajaran di sekolah masing-masing. Sekaligus evaluasi dari para pengamat terhadap pelaksanaan Kurtilas. Mulyadi menjelaskan, bagi sekolah yang belum menerapkan Kurtilas di tahun ajaran baru, data-data dan perkembangan dari sekolah tersebut tidak bisa tercatat dalam Dapodik.

“Hal tersebut bisa menjadi kerugian untuk sekolah tersebut,” ucapnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

Bagikan post melalui :