IMG-20130815-WA001

Bappeda Kota Depok menyelenggarakan Rakor Terbatas untuk mempercepat penerapan Depok sebagai KLA (Kota Layak Anak), Rabu, (13/08/2013). Rakor bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyamakan pemahaman terhadap implementasi Depok sebagai KLA, yang selanjutnya sebagai dasar setiap OPD yang terkait merencanakan kegiatan yang mendukung kegiatan KLA.

Pada Rakor tersebut disebutkan bahwa implementasi KLA melibatkan keterpaduan antar instansi terkait. Contohnya adalah mengenai rencana taman edukatif, maka DKP mengajukan kegiatan untuk tersedianya taman edukatif yang bisa diwadahi di taman yang sudah ada, seperti taman Lembah gurame. Selanjutnya, pemanfaatan taman tersebut dapat dilakukan oleh Dinas Parporsenibud untuk kegiatan-kegiatan seni maupun pariwisata.

Untuk KLA skala lingkungan, sudah adanya RW KLA di Kelurahan Tanah Baru perlu di lengkapi dengan infrastruktur lainnya, seperti taman, dll. Untuk itu,  DKP perlu mengajukan kegiatan untuk membuat taman layak anak di wilayah tersebut.

Dibidang kesehatan, perlu direncanakan puskesmas layak anak untuk mendukung RW layak anak, berarti Dinkes mengarahkan puskesmas yang bisa mendukung KLA tersebut.

Rakor dihadiri oleh Drs. M.A. Budhi Prabowo, M.Si selaku Asisten Deputi Pengembangan KLA dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Komisi A DPRD kota Depok yang membidangi KLA, serta semua OPD yang terkait dengan implementasi KLA di Kota Depok.

Bagikan post melalui :