cabe-naikPasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah, kegiatan di Pasar Tradisional Kota Depok sudah mulai berjalan normal. Sejumlah pedagang pun sudah banyak yang berjualan. Namun, harga sejumlah bahan pokok masih cenderung  tinggi. Di pasar tradisional Kemiri, Depok contohnya. Pedagang rata-rata menjual cabai merah dengan harga Rp 70 ribu.

Agus, salah seorang pedagang yang menjual cabai mengatakan bahwa kenaikan harga sampai setelah Lebaran ini mencapai sepuluh ribu rupiah dari tiap jenisnya.

“Cabai rawit merah dengan harga Rp 70 ribu per kg dan cabai rawit hijau dengan harga Rp 40 ribu per kilo. Sebelumnya harga rawit merah seharga Rp 50-60 ribu, sedangkan rawit hijau seharga Rp 30 ribu,” sebut Dwi yang juga salah satu pedagang di pasar dekat stasiun Depok Baru ini.

Adanya kenaikan harga BBM merupakan salah satu faktor penyebab kenaikanan harga cabai. Dampaknya, harga cabai pun melonjak pesat secara beruntun di bulan Ramadhan. Bahkan, harga cabai rawit merah di beberapa pasar pernah mencapai Rp 100 ribu pada pertengahan Juli lalu. Sementara, harga cabai keriting Rp 40 ribu per kg, cabai besar Rp 35 ribu per kg, dan rawit hijau Rp 35 ribu per kg.

Tidak hanya itu saja, untuk bawang merah juga mengalami kenaikan dari harga awal. Sebelum Lebaran bawang merah harganya Rp 50 ribu, namun setelah Lebaran malah menjadi Rp 60 ribu per kg.

“Tadinya harga bawang merah sempat turun dari Rp 60 ribu menjadi Rp 40 ribu, cabai keriting dari Rp 40 ribu menjadi Rp 35 ribu dan cabai rawit merah dari Rp 100 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilo,” ujar Dwi menjelaskan.

Tidak hanya itu saja.  Harga daging ayam potong pun masih terbilang mahal. Ayam yang berukuran sedang dijual seharga Rp 25 hingga Rp 30 ribu per ekor. Sementara ayam yang berukuran besar dijual seharga Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu.  (Diskominfo/Rysko)

Bagikan post melalui :