depok.go.id – Upaya mewujudkan perilaku hidup sehat, Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok gencar melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yakni cuci tangan menggunakan sabun dan sikat gigi pakai pasta gigi di setiap sekolah. Kali ini, SDN Cilangkap 2 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos berkesempatan mengikuti penyuluhan tersebut, Selasa (13/10/15).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dokter kecil SDN Cilangkap 2 serta siswa MI Nurul Falah Sindangkarsa dan seluruh tim pembina UKS Kota Depok.

PHBS sendiri merupakan sebuah bentuk perwujudan paradigma sehat dalam budaya perorangan, keluarga, dan masyarakat yang berorientasi sehat. Adapun tujuan PHBS adalah untuk meningkatkan, memelihara, dan melindungi kesehatan masyarakat, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial. Salah satu tatanan yang menjadi perhatian PHBS yakni di lingkungan sekolah.

”Di lingkungan sekolah pun harus diterapkan PHBS, sehingga baik siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar sekolah dapat terjaga dari sisi kesehatannya,” ujar Evita Hutapea, Pelaksana Promosi Kesehatan Dinkes Kota Depok, Selasa (13/10/15).

Wanita yang kerap disapa Evita itu menambahkan, PHBS di sekolah dilakukan agar muncul kesadaran sebagai hasil pembelajaran kesehatan, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran dalam menilai PHBS di sekolah, yaitu memelihara rambut agar bersih dan rapi, memakai pakaian bersih dan rapi, memelihara kuku agar selalu pendek dan bersih, memakai sepatu bersih dan rapi, berolahraga teratur dan terukur. Selain itu, tidak diperbolehkannya merokok di sekolah, tidak menggunakan Narkoba, juga mengadakan pemberantasan jentik nyamuk di sekolah.

Selanjutnya, PHBS di sekolah juga dapat diterapkan dengan menggunakan kakus yang bersih dan sehat, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, membuang sampah ke tempat sampah yang terpilah, serta mengonsumsi jajanan sehat dari kantin sekolah.

“Perilaku hidup bersih dan sehat harus dilakukan sedini mungkin, kalau bukan dimulai dari diri sendiri, siapa lagi yang akan peduli,” tutupnya. (Vidyanita/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

Bagikan post melalui :