PPID di lingkungan Pemkot Depok tengah serius menyimak materi tentang Konsep Gelar Jaring Komunikasi dari BSSN. (Pipin/Diskominfo).

depok.go.id-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok sukses menyelenggarakan Sosialisasi Jaringan Komunikasi Sandi (JKS) Internal. Kegiatan yang dihadiri pejabat PPID dan operator di 37 Perangkat Daerah (PD) tersebut, bertujuan agar dalam pengelolaan dan perlindungan informasi tetap terjaga keutuhan dan keasliannya.

Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono mengatakan, kegiatan ini perlu dilakukan guna menyamakan persepsi tentang persandian. Sekaligus, imbuhnya, meningkatkan perhatian Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap kerahasiaan dokumen pemerintah.

“Seiring perkembangan teknologi, penguasaan pegawai negara terhadap berbagai hal dalam perlindungan data-data digital, menjadi satu kemampuan yang harus dimiliki (dikuasai),” katanya, di Hotel Santika Depok, Selasa (13/11/2018).

Sidik berharap, dengan diselenggarakannya sosialisasi tersebut para peserta mengetahui tata cara pengelolaan dan pengamanan informasi. Terlebih mendapatkan tambahan pengetahuan tentang JKS internal. Dengan demikian, terwujud pola komunikasi yang aman di PD Kota Depok.

Sementara itu, dalam sosialisasi ini Diskominfo Depok menghadirkan Prabaswari selaku Analis Keamanan Siber pada Subdit Tata Kelola Keamanan Informasi Direktorat Proteksi Pemerintah, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Pada kesempatan itu, dirinya menyampaikan tata cara pengamanan informasi berbasis elektronik.

Dikatakannya, dokumen elektronik sebaiknya dikirimkan menggunakan teknik kriptografi (enkripsi), guna melindungi data berklasifikasi rahasia. Selain itu, gunakan akun email dengan domain publik (go.id), karena umumnya, server domain tersebut berada di Indonesia.

“Kalaupun terpaksa menggunakan akun email publik (yahoo atau gmail), gunakan password email minimal 8 karakter dengan variasi angka, simbol, dan huruf besar atau kecil,” tutupnya.

Penulis : Pipin Nurullah
Editor: Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :