Calon peserta pelatihan kompetensi jalani seleksi yang dilakukan oleh BBPLK Bekasi, di ruang rapat Disnaker Kota Depok, Kamis (04/09/19). (Foto : Diskominfo)

Berbagai upaya dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok dalam mengurangi angka pengangguran. Salah satunya, dengan mengirimkan peserta  dalam program pelatihan berbasis kompetensi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Bina Lembaga Pelatihan Kerja Disnaker Kota Depok, Tri Astuti mengatakan, empat dari delapan peserta yang lolos dan mengikuti pelatihan atau 50 persennya, telah diterima kerja.

“Delapan orang yang kami kirim ini lulus semua, setelah mengikuti pelatihan dan karantina selama kurang lebih 30 hari. Empat di antaranya telah mendapat pekerjaan,” ujar Tri, di ruang kerjanya, Rabu (13/11/2019).

Dikatakannya, dari empat orang tersebut, dua di antaranya telah bekerja di salah satu perusahaan swasta, bergerak di bidang Informasi Teknologi (IT) dan perusahaan produk olahan. Dua lainnya, kata Tri, saat ini tengah menunggu panggilan dari perusahaan asal Taiwan.

“Yang ingin dikirim ke Taiwan ini sedang tahap wawancara dan menunggu hasil akhir, mereka merupakan kakak beradik. Untuk empat orang lainnya yang belum bekerja, masih terus kami pantau dan evaluasi,” katanya.

Dirinya juga berharap, peserta yang sudah lulus pelatihan, tidak hanya menjadi  pekerja yang terampil. Tetapi, juga bisa berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“Mudah-mudahan pelatihan ini, bisa memberikan manfaat yang besar. Kami juga berharap, peserta yang sudah dilatih bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” tutupnya.

Penulis: Vidyanita

Editor : Dunih

Diskominfo

Bagikan post melalui :