Pelaksanaan penilaian lomba SRA di SMPN 10 Depok. (Foto: Diskominfo)

depok.go.id – Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok melakukan penilaian Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Pesantren Ramah Anak (PRA). Penilaian dilakukan di 11 kecamatan mulai dari tanggal 12 November hingga 20 November 2019.

Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak DPAPMK Kota Depok, Yulia Oktavia mengatakan, penilaian ini dilakukan guna evaluasi sejauh mana penyelenggaraan SRA dan PRA di Kota Depok. Dimana, program ini sudah diinisiasi dan sosialisasi sejak akhir tahun 2017, sehingga ingin diketahui implementasi yang sudah diterapkan.

“Kita dalam sehari ada dua tim yang turun. Jadi langsung ke dua sekolah dan dua pesantren yang sudah ditunjuk oleh kecamatan yang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik),” terang Yulia kepada depok.go.id di SMPN 10 Depok, Bedahan, Sawangan, belum lama ini.

Lebih lanjut, ucapnya, dalam penilaian ini ada beberapa kriteria yang dicari. Antara lain dari sisi kelembangaan akan dilihat dalam hal komitmen dari pihak sekolah guna mendukung SRA.

Selain itu, sambung Yulia, ada juga implementasi indikator klaster empat yang di dalamnya terdapat sisi keamanan sekolah, panganan sekolah, kebersihan, perlindungan terhadap anak, pemanfaatan waktu luang, hingga proses belajar mengajar.

“Lomba ini menjadi salah satu inovasi kami dalam Kota Layak Anak (KLA). Instrumen penilaian ini kita susun sendiri, dan menjadi rujukan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat yang ingin belajar mengenai instrumen penilaian SRA ini,” jelasnya.

Untuk tim penilai yang diturunkan ke SRA, ucapnya, ada dari tenaga ahli pendidikan, Forum Kota Layak Anak (Fokla), dan Disdik Kota Depok. Sedangkan dalam penilaian PRA, dirinya menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Depok, Fasilitator suara anak nasional, serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok.

“Pengumuman pemenang lomba direncanakan akhir November ini bersamaan dengan pengumuman lomba kecamatan layak anak yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :