depok.go.id-Upaya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kelurahan Cipayung Jaya, aspek ekonomi sosial dan budaya juga menjadi perhatian. Untuk itu, melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2020, Kelurahan Cipayung Jaya memasukkan ketiga aspek tersebut sebagai prioritas dalam agenda pembahasan.

“Tidak bisa dimungkiri, pembangunan infrastruktur masih menjadi primadona dalam usulan Musrenbang. Namun, untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat juga dinilai perlu. Sehingga tahun ini, bidang ekonomi, sosial dan budaya (sosbud) lebih kita tekankan. Sama seperti tahun lalu,” ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cipayung Jaya, Dudung HS saat ditemui di Kantor Kelurahan Cipayung Jaya, Selasa (14/01/20).

Dudung menyebut, beberapa kegiatan yang bisa diakomodir dan masuk dalam bidang ekonomi dan sosbud antara lain, pelatihan-pelatihan kepemudaan serta Pemberdayaan  Kesejahteraan Keluarga (PKK). Seperti, fotografi, sablon, menjahit, pemberdayaan UMKM, kegiatan Kampung KB, dan lainnya.

“Kebutuhan sarana dan prasarana tetap kita tampung, tetapi sifatnya hanya tambal sulam. Mengingat untuk infrastruktur di wilayah Cipayung Jaya, 80 persen dalam kondisi baik,” jelasnya.

Lurah Cipayung Jaya, Mustakim membenarkan hal tersebut. Nantinya hasil musyawarah yang disepakati bersama, akan dicatat oleh kelurahan. Kemudian diajukan pada Musrenbang di tingkat kecamatan.

“Mudah-mudahan pembangunan di Cipayung Jaya secara ekonomi, sosial dan budaya, bisa lebih dominan daripada infrastruktur. Termasuk aspirasi dewan dan alokasi dana Perangkat Daerah (PD) juga diharapkan dapat terus meningkat,” ucapnya. (JD 08/ED 01/EUD 02)

Bagikan post melalui :