depok.go.id – Pembangunan non infrastruktur menjadi perhatian di Kelurahan Cilodong di tahun 2021. Untuk itu, melalui Musyawarah Perencaaan Pembangunan (Musrenbang), pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas utama pembahasan.

“Pada Musrenbang tahun ini lebih banyak mengusulkan soal pemberdayaan masyarakat, daripada pembangunan infrastrukturnya,” kata Jumali, Kepala Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappeda) Kota Depok, usai kegiatan tersebut.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa usulan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Cilodong. Di antaranya pembinaan kader Posyandu, penguatan Kampung Keluarga Berencana (KB), dan Kelurahan Layak Anak.

“Aspirasi dari masyarakat yang sudah ditampung ini, akan kami hitung sesuai dengan Pagu Anggaran yang telah disediakan untuk setiap Kelurahan sebesar Rp 2,5 miliar,” jelas Jumali.

Sementara itu, Lurah Cilodong, Mohamad Yanih menuturkan,  pihaknya memang lebih memfokuskan pada sektor pemberdayaan masyarakat di 2021. Hal itu dilakukan guna meningkatkan daya saing warga di wilayahnya.

“Untuk meningkatkan daya saing, kami akan fokus memberikan pelatihan-pelatihan agar kesejahteraan masyarakat di Cilodong meningkat,” tukas Yanih. (JD 05/ED 01/EUD 02)

Bagikan post melalui :