forum OPD BKD_2

Forum OPD Badan Keuangan Daerah Kota Depok Tahun 2017 Dibaleka 1 Lt.2 (14/02/2017). (Foto : Okky/Diskominfo)

depok.go.id  – Upaya menyelamatkan aset dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok. Kerjasama ini dilakukan, guna mempercepat proses penyelesaian sertifikat aset tanah yang tersebar di sejumlah lokasi.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, BPN Kota Depok secara administrasi sudah sangat membantu Pemkot Depok. Tahun ini ditargetkan sebanyak 200 sertifikat tanah yang merupakan aset Pemkot Depok akan selesai diurus.

“Kami pernah mengajukan sampai 207 sertifikat tanah ke BPN. Tapi, dengan komitmen yang bagus antara Pemkot dengan BPN, insya Allah 200 tercapai,” ujar Nina, ketika membuka Forum OPD BKD, di ruang rapat gedung Dibaleka 1 lantai 2, Selasa (14/02/2017).

Dirinya mengaku, Kepala BPN Kota Depok sudah memintanya untuk ajukan sertifikat aset tanah sampai 500 sertifikat. Tapi, karena keterbatasan ASN di BKD, tahun ini diharapkan 200 sertifikat yang akan selesai pengurusannya.

“Kami di BKD kan tidak hanya mengurusi sertifikat tanah saja, namun aset-aset lainnya juga harus dirapihkan,” katanya.

Dikatakannya, ratusan aset berupa tanah yang belum tersertifikat seperti tanah-tanah sekolah, kantor kelurahan, kantor kecamatan, maupun Puskesmas, menjadi perhatian serius pihaknya.

“Sisanya tanah fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum). Fasos dan fasum saat ini kalau sudah ada dokumen lengkap dan kami pegang sendiri akan langsung kami urus ke BPN,” ungkapnya.

Terkait waktu penyelesaian pembuatan sertifikat tanah sebagai aset Kota Depok, Nina menyatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak BPN.

“Kami optimis dengan komitmen BPN, dokumen yang kami sampaikan akan selesai. Dokumen yang kami sampaikan lebih dari 200. Mudah-mudahan bisa. Kami serahkan sepenuhnya pada BPN, karena butuh verifikasi dan diteliti kelengkapan dokumennya,” tandasnya.

Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :