depok.go.id-Bertambahnya gerai pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di lima wilayah Kecamatan Sukmajaya, direspons positif oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Pasalnya, agar produk UMKM dari Depok dikenal secara luas, diperlukan wadah pemasaran yang dikonsep matang secara profesional.

“Gerai Sukmafood bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain, membangun media-media pemasaran produk UMKM dengan konsep yang betul-betul dipikirkan,” puji Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Mohammad Fitriawan di Jalan Studio Alam TVRI No 6, RT 01/RW 07, Kecamatan Sukmajaya, Kamis (14/02/2019).

Dikatakannya, meskipun saat ini sudah berbasis dalam jaringan (daring) atau online, namun menurut Fitriawan, titik-titik pemasaran yang bisa dikunjungi khalayak secara langsung, tetap diperlukan. Hal itu, dikarenakan orang-orang yang berkunjung ke Kota Depok, memiliki minat yang tinggi untuk membawa pulang oleh-oleh khas Depok.

Apalagi, kata Fitriawan, dalam momen-momen tertentu Kota Depok kerap dikunjungi para pengunjung secara temporal. Dirinya mencontohkan, ketika ada wisuda Universitas Indonesia (UI) atau Universitas Gunadarma (Gundar), akan banyak masyarakat, khususnya keluarga para civitas academika yang akan berburu buah tangan.

“Ini bisa menjadi potensi dan keuntungan bagi para pelaku UMKM, untuk bisa memanfaatkan momentum-momentum tertentu,” katanya.

Bukan hanya memikirkan lokasi penjualan yang strategis, Mohammad Fitriawan juga berpendapat, untuk meningkatkan omzet penjualan perlu produk yang berkualitas. Bagi sektor kuliner, imbuhnya, para pelaku usaha perlu mencari resep atau kemasan produk yang cocok di mata masyarakat.

“Karena itu, berbisnis di UMKM perlu fokus dan kesabaran. Dengan demikian, dapat menelurkan produk yang bisa diterima masyarakat secara luas,” ucapnya.

Penulis: Pipin Nurullah
Editor: Dunih

 

Diskominfo

Bagikan post melalui :