Pemkot Depok bersama KPU Kota Depok dan Bawaslu Kota Depok siap menertibkan alat peraga kampanye (APK) saat masa tenang, yaitu tanggal 14-16 April 2019. (Foto : Asyril/Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyatakan siap mendukung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok dalam menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) baik berupa baliho, spanduk, serta alat peraga lainnya. Penertiban APK ini dilakukan selama masa tenang, yaitu tanggal 14 April pukul 00.01 wib hingga 16 April 2019 pukul 00.00 wib. Untuk itu, Pemkot Depok menurunkan anggota Satpol PP, dan Perangkat Daerah terkait agar Kota Depok bersih dari berbagai atribut kampanye hingga hari pemungutan suara, 17 April mendatang.

Dukungan terhadap Bawaslu tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Setda Kota Depok, Sri Utomo usai memimpin Apel Persiapan dan Penertiban APK di lapangan Balai Kota Depok pada Minggu, (14/04/19).

Dirinya menegaskan, dalam penertiban, APK, para petugas jangan sampai merusak bahkan merobek, namun harus dicopot dengan baik lalu dikumpulkan. Petugas juga diingatkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan diri yang bertugas, apabila menemukan APK yang terpasang di tempat yang tinggi atau rawan terkena aliran listrik.

“Tolong jangan disobek APK yang berhasil dikumpulkan, serta petugas DLHK Kota Depok untuk mencopot APK yang terpasang si pohon-pohon. Tak kalah pentingnya jaga keselamatan dan keamanan diri. Jadi berhati-hati menurunkan baliho yang tinggi, atau dekat dengan kabel listrik,” jelas Sri Utomo kepada depok.go.id saat apel.

Lebih lanjut, ujarnya, dalam pelaksanaan penertiban atau pembersihan APK diminta untuk melaksanakan tugas dengan santun. Pemkot Depok pun berharap kondisi di Kota Depok tetap kondusif, damai hingga selesai pelaksanaan pemilu.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok, Luli Barlini menuturkan, pihaknya mengawasi di seluruh titik se-Kota Depok untuk penertiban APK ini. Bahkan hingga ke gang-gang dan rumah warga akan turut menjadi perhatian Bawaslu dalam penertiban APK.

“Kita di semua jalan protokol, gang-gang perumahan warga, lokasi tim sukses kampanye, hingga rumah warga akan ditertibkan APK yang ada. Karena mulai hari ini sudah masuk masa tenang kampanye,” ucapnya.

Di masa tenang seperti ini, sambungnya, Luli mengimbau warga Depok untuk tidak melakukan kampanye, awasi dan laporkan terjadinya politik uang, lawan dan waspadi politisasi SARA. Tentunya juga menertibkan APK calon legislatif (caleg) dan pasangan calon (Paslon) Pilpres 2019.

“Lima komisioner Bawaslu Kota Depok, kemudian 63 Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu ) tngkat kelurahan, 33 Panwaslu tingkat kecamatan dan 5775 pengawas TPS akan bekerja keras untuk pengamanan APK. Upaya ini untuk menciptakan pemilu 2019 di Kota Depok sukses tanpa ekses,” pungkasnya.

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

 

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :