Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini (kiri keempat) mengikuti teleconference di ruang Depok City Operations Room (DeCOR) lantai 5, Balai Kota Depok, belum lama ini. (Foto : Asyril/Diskominfo)

depok.go.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menggarisbawahi bahwa Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang berdekatan dengan rumah calon legislatif (caleg) atau partai politik (parpol) termasuk dalam daftar titik rawan curang di pemilu 2019. Hal tersebut berdasarkan pantauan yang dilakukan Bawaslu pada 6 hingga 11 April kemarin.

“Sudah dilakukan pendataan, salah satu TPS rawan berada dekat dengan kediaman caleg dan parpol,” tutur Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini usai mengikuti teleconference di ruang Depok City Operations Room (DeCOR) lantai 5, Balai Kota Depok, belum lama ini.

Selain itu, lanjutnya, TPS rawan yang ditemui yaitu adanya pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), serta TPS yang dekat dengan rumah sakit atau perguruan tinggi.

“Pemantauan ini kami lakukan bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di kelurahan dengan menarik data dari setiap TPS dengan melibatkan pengawas tingkat TPS,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok Nana Shobarna menuturkan, pihaknya telah memetakan pembentukan TPS berdasarkan ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, KPU menyatakan bahwa keberadaan seluruh TPS di Kota Depok aman dan akan berjalan kondusif.

“InsyaAllah aman di Kota Depok, karena salah satu acuan kami dalam menetapkan keberadaan TPS yaitu berada radius 200 meter dari lokasi rumah caleg maupun parpol,” pungkasnya.

Penulis : Indri Purnama

Editor : Retno Yulianti

Diskominfo

Bagikan post melalui :