Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) RW 03, Kelurahan Meruyung membentuk bank sampah ‘Go Green’. (Foto : Istimewa/Diskominfo)

depok.go.id- Sebagai bentuk komitmen mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) RW 03 di Kelurahan Meruyung membentuk bank sampah. Bank sampah tersebut menjadi satu-satunya sarana yang dikelola oleh remaja di Kecamatan Limo.

Menurut Lurah Meruyung, Raden Galih Purnaman, pihaknya akan terus mendukung kegiatan remaja terlebih untuk mewujudkan Depok Zero Waste City di wilayahnya. Karena itu, langkah PIK-R RW 03 dengan membentuk bank sampah patut diapresiasi.

“Jadi di Meruyung hampir setiap RW memiliki bank sampah, namun untuk yang dikelola remaja baru satu yaitu di RW 03,” ujarnya kepada depok.go.id, Senin (14/05).

Dikatakannya, pihakya berencana agar remaja yang tergabung dalam PIK-R akan membantu masyarakat untuk memberikan edukasi dalam mengolah sampah organik dan non organik. Mereka akan memberikan pemahaman seputar pemilahan untuk menjadi barang yang memiliki nilai jual.

‘’Untuk sampah non organik tersebut dapat dijual ke bank sampah ‘Go Green’ milik PIK-R RW 03. Nanti hasil dari sampah yang sudah didaur ulang dapat diambil atau ditabung,” katanya.

Sementara itu, Tim Penggerak Desa (TPD), Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Salbiawati menambahkan, kini pihaknya masih memberi pengarahan sekaligus menyerahkan peralatan yang bakal digunakan oleh bank sampah PIK-R RW 03. Bank sampah akan beroperasi pada tanggal 27 Mei mendatang.

“Pembinaan yang diberikan kami tidak sebatas mengenai kesehatan reproduksi remaja, namun juga keterampilan lainnya yang sangat berguna bagi remaja. Salah satunya dengan pembuatan bank sampah,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika

Editor  : Retno Yulianti dan Yulia Shoim

Diskominfo

Bagikan post melalui :