Wali Kota Depok, Mohammad Idris hadir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok saat Survei Simulasi Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi I bersama Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit, Rabu (14/08/2019). (Foto : Diskominfo)

 

depok.go.id – Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan ke masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok melaksanakan Survei Simulasi Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi I bersama Tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit pada Rabu (14/08/2019). Wali Kota Depok, Mohammad Idris turut menghadiri kegiatan yang dilaksanakan di aula Gedung BD Lantai 1, RSUD Depok tersebut.

Menurut Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Survei Simulasi Akreditasi tersebut dilakukan untuk peningkatan mutu pelayanan khususnya terkait keselamatan pasien. Karena itu, dirinya sebagai kepala daerah diminta menyampaikan sejumlah rencana ke depan terkait pelayanan di RSUD Depok.

“Survey kali ini bukan untuk peningkatan tipe RSUD. Namun untuk survei simulasi terkait mutu pelayanan khususnya terkait keselamatan pasien,” kata Mohammad Idris kepada depok.go.id, di sela-sela kegiatan.

Dirinya menuturkan, untuk memajukan RSUD Depok, pihaknya akan berupaya dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan dan seluruh petugas yang ada. Dengan begitu, masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan akan lebih nyaman, aman, dan puas.

“Peningkatan kualitas SDM ini guna menjadikan para petugas di RSUD Depok lebih profesional dalam melayani pasien,” terangnya.

Di tempat yang sama, Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Madjri mengatakan, simulasi survei ini untuk menilai bagaimana peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit seluruh Indonesia, baik swasta maupun pemerintah. Selanjutnya, tim penilai dari KARS akan memberi rekomendasi ke KARS untuk diakreditasi sesungguhnya.

“Setelah survei ini, Insya Allah September akan di survei akreditasi dan akan dinilai terkait kepatuhan SDM atau karyawan terhadap peraturan perundangan, kepatuhan aturan yang ada, tingkat pusat maupun provinsi,” terangnya.

Dirinya mengharapkan, RSUD Depok nantinya akan mendapat bintang lima (paripurna) saat akreditasi bulan September 2019. Sebab hal tersebut terkait dengan peningkatan mutu dan pelayanan RSUD Depok kepada masyarakat.

“Tahun 2017, RSUD Depok sudah mendapat akreditasi bintang lima versi akreditasi 2012. Sedangkan untuk akreditasi kali ini akreditasi SNARS Versi Edisi I,” pungkasnya.

 

Penulis: Nurul Hasanah

Editor: Retno Yulianti

Diskominfo

 

 

 

Bagikan post melalui :