Sekda Depok mewakili Wali Kota Depok menerima penghargaan IAA 2018 yang diberikan langsung oleh CEO Frontier Group Handi Irawan. (istimewa)

depok.go.id- Upaya memaksimalkan pelayanan publik di Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui berbagai inovasi, tidak hanya mendorong pemerintahan menjadi lebih baik lagi. Tetapi, juga berbuah penghargaan dari Tempo Media Group dan Frontier Consulting Group yang menempatkan Depok sebagai kota potensial pada sektor pelayanan publik dengan peringkat gold.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono, bersyukur atas penghargaan yang didapatkan pihaknya di ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) tahun 2018. Atas prestasi ini, dirinya berharap pelayanan yang diberikan Pemkot kepada warganya bisa lebih baik lagi.

 

“Penilaiannya dilakukan sekitar bulan Juli 2018. Alhamdulillah, tentu kami bersyukur, dengan penghargaan ini memacu kami untuk berkinerja dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya, di Hotel JW Marriot Jakarta, Jumat (14/09/2018) malam.

 

Dikatakannya, penghargaan tahunan ini tidak terlepas dari berbagai inovasi yang diterapkan terhadap sejumlah pelayanan kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari sistem pengajuan layanan perizinan yang berbasis daring (online), program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) yang diproses selama satu hari di kelurahan dan sekolah, serta pelayanan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dengan D’Fresh, yaitu Dishub Friendly Service.

 

“Termasuk yang terbaru, kita memiliki aplikasi Depok Single Window (DSW) yang terintegrasi dengan Perangkat Daerah (PD) terkait, sehingga memberikan informasi yang lengkap kepada para pengguna (masyarakat),” katanya.

 

Sementara itu, CEO Frontier Group, Handi Irawan menuturkan, kegiatan IAA 2018 merupakan acara penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota dan provinsi berprestasi. Penghargaan bergengsi ini, diberikan kepada 17 Pemprov dan 32 pemerintah kabupaten/kota terbaik.

 

“Penilaiannya dilakukan dengan dua fase, yaitu survei dan wawancara (presentasi). Pengukuran dan observasi ini, dilakukan oleh para pakar dan lembaga yang independen, sehingga hasilnya murni tidak ada intervensi dari pihak manapun,” tutupnya.

 

Penulis : Pipin Nurullah

Editor: Dunih

Diskominfo

 

Bagikan post melalui :