Suasana bazar oleh KPM PKH Kota Depok. ( Foto: Janet/diskominfo)

depok.go.id-Warga yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Depok kini punya usaha kuliner, kerajinan hingga busana. Mereka terus didorong untuk berwirausaha, agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah.

Supervisor PKH Kota Depok, Enny mengatakan, para KPM PKH terus didorong agar tidak bergantung terhadap bantuan-bantuan sosial dari pemerintah. Salah satunya, dengan berjualan atau membuat produk yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

“Setelah mereka memiliki produk. Kami bersama Dinas Sosial Kota Depok memberikan wadah untuk promosi dan menjajakan produk mereka di setiap kegiatan yang diadakan Pemkot Depok, instansi vertikal maupun swasta,” ujarnya kepada depok.go.id, saat Bazar Produk UMKM Pada Peringatan Hari Besar Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Kota Depok, Kamis (14/11/2019).

Dirinya menjelaskan, para KPM PKH juga telah diberikan banyak pelatihan usaha oleh dinas terkait sepeti DKUM, Disperindag dan Dekranasda.  Diharapkan dengan mengikuti bazar, produk para KPM PKH laku di pasaran.

“Bazar menjadi kesempatan bagi KPM menjalin relasi dengan sesama pengusaha rumahan. Sehingga menghasilkan KPM PKH yang siap Graduasi Mandiri Sejahtera,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, dalam kegiatan kali ini produk KPM PKH berasal dari 11 kecamatan. Selama dua hari, para KPM PKH akan memamerkan produk unggulan mereka.

Lebih lanjut, para KPM PKH memiliki  produk unggulan seperti  baju koko, sandal kulit, susu kedelai, aneka keripik, empek-empek, kentang goreng, brownies lumer, cireng, pisang cokelat, terasi bawang, suvenir dan masih banyak lagi.

Salah seorang KPM PKH, Imas (40) warga Kecamatan Cilodong, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan bazar kali ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan promosi produk jualannya.

“Pengunjung banyak yang tertarik dengan stan PKH,” tutupnya.

Penulis : Janet Swastika
Editor : Dunih
Diskominfo

Bagikan post melalui :