tmp_20687-IMG-20151214-WA0010-392352415depok.go.id – Torehan prestasi kembali diraih Kota Depok, kali ini sebanyak 15 sekolah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2015. Penghargaan tersebut merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia.

Alhamdulillah, tahun ini kami mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2015,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok, Wijayanto, setelah menerima penghargaan tersebut di Auditorium Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senin (14/12/2015).

Wijay mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti keseriusan Pemkot Depok dalam membina generasi sekolah yang berbudaya lingkungan, mulai dari kebersihan, penghijauan, pengolahan sampah, daur ulang, dan PHBS. Itu semua dilakukan melalui pembinaan secara berkelanjutan dari pihak sekolah yang menekankan kepada kesadaran siswa terhadap lingkungan. 

“Mendapatkan penghargaan nasional ini harus melalui beberapa jenjang, yaitu tingkat kota, provinsi, dan nasional, jadi perlu diapresiasi kerja keras mereka,” jelasnya.

Mantan Plt. Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok ini mengatakan bahwa sebenarnya hanya menargetkan 10 sekolah saja untuk mendapatkan penghargaan, namun secara mengejutkan justru ada 15 sekolah yang bisa meraih penghargaan ini. Jumlah 15 sekolah ini merupakan prestasi tersendiri, karena pada tahun sebelumnya hanya ada enam sekolah yang meraih penghargaan ini.

“ini menjadi bukti bahwa semakin banyak sekolah yang sudah menerapkan budaya lingkungan, diharapkan tahun berikutnya bisa semakin bertambah lagi,” ujarnya.

15 sekolah yg mendapatkan penghargaan adalah SDN Mekarjaya 21, SDN Kemiriuka 1, SD Sukamaju 5, SDN Pondok Cina 3, SDN Pasir Gunung Selatan 3, SDIF Al-Fikri, SDI Lazuardi GIS, SDK Tirtamarta BPK Penabur Cinere, SD Bakti Jaya 1, SD Ratu Jaya 4, SDI Ar Ridha Al-Salam, SDIT Al-Hikmah, SMP Negeri 6 Depok, SMP Negeri 12 Depok, dan SMP Negeri 19 Depok. (Rysko/Ed: Fahrudin Mualim – Diskominfo).

 

Bagikan post melalui :