ketua pokjanal

Ketua Pokjanal Posyandu Kota Depok Hardiono mempresentasikan tentang Revitalisasi Posyandu, di Gedung PKK Jabar, Bandung (14/12/2017). (Foto : Pipin /Diskominfo)

depok.go.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memiliki sejumlah inovasi dalam mendukung program Kota Layak Anak (KLA). Di antaranya mengintegrasikan fungsi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tidak hanya sebagai layanan kesehatan semata, melainkan juga sebagai wadah masyarakat mewujudkan keluarga sejahtera.

“Dengan kata lain mewujudkan Posyandu multifungsi. Di dalamnya, tidak hanya melakukan pelayanan pada aspek kesehatan, tapi juga melingkupi pendidikan, ekonomi, serta  perlindungan anak dan orang tua,” kata Ketua Pokjanal Posyandu Kota Depok Hardiono kepada depok.go.id di Bandung, Kamis (14/12/2017).

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021. Selain itu, imbuhnya, fungsi itu juga berlandaskan Peraturan Daerah (Perda) No 15 Tahun 2013.

Dijelaskan Hardiono, anak memiliki empat prinsip perlindungan. Yaitu, non-diskriminasi, mendapatkan yang terbaik, kelangsungan hidup dan menghargai pendapatnya. Poin inilah, yang Pemkot Depok gencarkan untuk dilaksanakan di semua lini, termasuk Posyandu.

Indikator Posyandu ramah anak, menurut Hardiono adalah dengan membiasakan senyum, salam, sapa. Selain itu, memiliki pelayanan terintegrasi mulai dari balita, anak-anak, dan remaja. Termasuk, menyediakan data anak terpilah, berdasarkan jenis kelamin dan umur anak yang memperoleh pelayanan.

“Poin-poin inilah yang menjadi inovasi kami, bagaimana Posyandu juga berperan dalam memberikan kesan positif terhadap ingkungan yang menjadi tempat tumbuh kembang anak,” tutupnya.

Penulis: Pipin Nurullah

Editor: Dunih dan Rita Nurlita

Diskominfo

Bagikan post melalui :