Jpeg

Forum OPD Dinkes Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok (Senin (15/02/2016). (Foto: Indri/Diskominfo)

Depok.go.id – Sejalan dengan proses integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang telah dilakukan pada Januari hingga Desember 2016, Dinas Kesehatan Kota Depok mendukung penuh perubahan tersebut. Seluruh peserta Jamkesda sudah mulai diintegrasikan ke BPJS Kesehatan per 1 Januari 2016.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Noerzamanti Lies Karmawati mengatakan bahwa saat ini sebanyak 102.027 jiwa telah terintegrasi dari Jamkesda ke BPJS Kesehatan. Jumlah tersebut belum keseluruhan dari jumlah peserta Jamkesda yang ada di Kota Depok.

“Berdasarkan data yang ada, sebagian besar sudah dilakukan integrasi ke BPJS, kedepan akan terus dilakukan agar masyarakat di Kota Depok seluruhnya menggunakan BPJS,” tuturnya saat memberikan pemaparan pada Forum OPD Dinkes Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok (Senin (15/02/2016).

Lebih lanjut, dikatakan Lies bahwa peserta yang sudah terintegrasi tersebut terdiri dari peserta Jamkesda murni serta keluarga dan peserta baru dari masyarakat miskin di Kota Depok. Untuk jumlah peserta Jamkesda di Kota Depok sendiri sebanyak 188.660 jiwa.

Terakhir, Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok ini berharap kedepannya seluruh masyarakat di Kota Depok yang belum terintegrasi dapat cepat beralih ke BPJS Kesehatan. Selain itu untuk masyarakat yang belum terdaftar dapat mendaftarkan dirinya pada BPJS Kesehatan.

“Seluruh masyarakat baik yang memiliki jaminan kesehatan maupun tidak tetap akan dibantu dengan bantuan yang tidak terencana, tetapi tetap diharapkan masyarakat memiliki jaminan untuk kesehatannya kedepan,” tutupnya berharap. (Indri/Ed: Yulia S – Diskominfo)

Bagikan post melalui :